SORONG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) VII Kasim tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Melalui suasana syukuran yang sederhana namun penuh makna, PWP RU VII Kasim menyerahkan beasiswa kepada siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk dukungan bagi generasi muda di Indonesia Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat PWP RU VII Kasim, Senin (15/6/2026), dihadiri jajaran manajemen Kilang Kasim, pengurus PWP, serta para penerima beasiswa.
General Manager Kilang Kasim Hadi Siswanto saat membuka acara menyampaikan apresiasi, atas kiprah PWP yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mendukung operasional perusahaan.
Menurutnya, di usia yang semakin matang, PWP diharapkan terus berkembang menjadi organisasi yang adaptif, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan maupun masyarakat.
“Kilang Kasim berharap PWP dapat terus tumbuh dalam usia yang semakin matang sebagai sebuah organisasi yang berkontribusi mendukung kelancaran operasional Kilang Kasim baik melalui koperasi atau unit lainnya dan semakin profesional dalam menjalankan peran sebagai pendukung utama,” ujar Hadi.
Ia juga menyoroti besarnya peran para anggota PWP, dalam memberikan dukungan moral kepada para perwira yang setiap hari menjalankan tugas di lingkungan kerja dengan tingkat risiko tinggi.
“Bekerja di Kilang Kasim yang memiliki risiko tinggi pada setiap detiknya merupakan tantangan tersendiri bagi para perwira. Mewakili mereka, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semangat dan doa yang selalu menjadi bekal kami dalam menjaga ketahanan energi nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWP Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga RU VII Kasim Ranty Hadi Siswanto menegaskan, peringatan HUT ke-26 menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam menghadirkan energi positif bagi keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat.
Ia mengatakan tema HUT tahun ini, “Wanita Patra Peduli, Menjaga Bumi Tetap Berenergi”, menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan pendidikan harus terus ditingkatkan, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang masih membutuhkan banyak dukungan.
“Kami berharap PWP RU VII Kasim dapat membentuk sosok Wanita Patra yang kuat, tangguh, dan mampu memberikan energi positif. Tidak lupa, kita juga harus terus meningkatkan kepedulian, khususnya pada aspek sosial dan pendidikan di wilayah Indonesia Timur,” tutur Ranty.
Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, PWP RU VII Kasim menyalurkan beasiswa kepada sembilan siswa-siswi berprestasi serta memberikan bantuan pendidikan kepada 15 siswa-siswi melalui program Gerakan Orang Tua Asuh yang diinisiasi organisasi tersebut.
Area Manager Communication, Relations, CSR & Compliance RU VII Kasim Williamson Amamehi menilai, program beasiswa ini menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di kawasan timur Indonesia.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, dukungan kepada anak-anak berprestasi maupun mereka yang membutuhkan bantuan pendidikan harus terus diperkuat.
“Pendidikan adalah fondasi utama bagi lahirnya peradaban yang baik. Di balik senyum anak-anak berprestasi dan mereka yang kurang beruntung ini, ada harapan besar yang sedang mereka titipkan kepada kita. Di sinilah peran ibu-ibu PWP terasa begitu menyentuh, hadir membawa kehangatan dan kepedulian yang nyata,” ungkap Williamson.
Ia menambahkan, kegiatan sosial yang dijalankan PWP sejalan dengan komitmen Pertamina untuk tidak hanya menjalankan bisnis energi, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat melalui program-program yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan.
Melalui perayaan HUT ke-26 ini, PWP RU VII Kasim menunjukkan bahwa peran organisasi perempuan tidak hanya berada di balik layar mendukung keluarga para pekerja, tetapi juga menjadi penggerak kepedulian sosial yang mampu membuka jalan bagi lahirnya generasi unggul di Papua Barat Daya dan Indonesia Timur. (*)













