36 Tim Berlaga, Turnamen Super Tiang Besi Sorpus Cup 1 Sukses Cetak Juara

Kota Sorong – Turnamen Super Tiang Besi Sorpus Cup 1 sukses digelar dengan meriah setelah mempertemukan 36 tim dari berbagai kalangan. Ajang ini menjadi panggung unjuk kemampuan sekaligus pembinaan generasi muda, dengan persaingan sengit hingga babak final yang mempertemukan tim putra dan tim putri terbaik.

Pada partai puncak, tim putri Solkam berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Viper di posisi kedua. Sementara di kategori putra, Marcas tampil dominan sebagai juara pertama, dengan Regunza harus puas di posisi runner-up. Para juara mendapatkan piala bergilir serta uang pembinaan, masing-masing Rp 5 juta untuk putri dan Rp 7 juta untuk putra.

Ketua Panitia Firman Petrus Basna mengungkapkan rasa syukur, atas kelancaran turnamen yang berlangsung aman hingga babak final.

“Puji Tuhan, turnamen ini berjalan sukses, aman dan lancar sampai final. Kami berterima kasih kepada seluruh tim yang sudah bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya, Senin malam (27/4/2026).

Ia menjelaskan, dari total 36 tim yang berpartisipasi, terdiri dari 29 tim putra dan 7 tim putri. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan turnamen ini.

Firman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari tokoh masyarakat hingga pemerintah daerah yang memberikan dukungan moril maupun materiil.

“Terima kasih atas dukungan dana, pikiran dan tenaga dari semua pihak. Tanpa itu, kegiatan ini tidak akan berjalan sukses dari awal hingga akhir,” katanya.

Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini memiliki tujuan sosial yang kuat, yakni membina karakter pemuda serta menumbuhkan jiwa sportivitas. Selain itu, kegiatan ini juga dinilai mampu menekan angka kenakalan remaja, termasuk kebiasaan mengonsumsi minuman keras.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak muda punya ruang positif untuk menyalurkan energi mereka. Ini juga membantu mengurangi aktivitas negatif,” tambah Firman.

Tak hanya berdampak pada pembinaan pemuda, turnamen yang berlangsung selama sekitar satu bulan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Banyak warga, khususnya ibu-ibu, memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan dan menambah penghasilan.

“Biasanya hanya di rumah, tapi selama turnamen mereka bisa berjualan dan mendapatkan pemasukan,” jelasnya.

Firman juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, atas dukungan yang diberikan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bernadus Asmuruf memberikan apresiasi atas inisiatif penyelenggara, yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan potensi anak muda.

“Kegiatan ini sangat positif karena melibatkan anak-anak muda yang memiliki potensi. Ini menjadi motivasi agar mereka terus mengembangkan bakatnya,” ujarnya.

Ia berharap ke depan, pembinaan terhadap generasi muda melalui kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan dan lebih terakomodasi dengan baik, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berbakat dari daerah.

Writer: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *