SORONG – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya secara resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional ke-XIV di Manokwari. Pelepasan berlangsung di Aimas Convention Center (ACC), Kabupaten Sorong, Selasa (16/6/2026), dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Papua Barat Daya Yakob Karet.
Sebanyak 342 peserta yang tergabung dalam kontingen Papua Barat Daya akan bertolak menuju Manokwari menggunakan Kapal KM Tatamailau untuk mengikuti ajang nasional bertema “Harmoni Pujian Satukan Bangsa” yang akan dibuka secara resmi pada 18 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan para peserta hingga siap berlaga di tingkat nasional.
Menurutnya, para anggota kontingen tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi duta yang membawa pesan persaudaraan, kerukunan, dan kekayaan seni budaya rohani Papua.
“PESPARAWI bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara gerejawi, melainkan sarana mempererat persekutuan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat nilai iman, kebersamaan, disiplin, dan persatuan. Melalui nyanyian pujian, kita sampaikan pesan damai, kasih, dan harapan bagi sesama,” ujar Elisa Kambu.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta menunjukkan sikap santun selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Jadilah duta Papua Barat Daya yang membanggakan, tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membawa semangat persaudaraan dan persatuan bangsa,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, lanjut Gubernur, memberikan dukungan penuh kepada seluruh kontingen dan berharap mereka mampu menampilkan kemampuan terbaik sehingga dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Dengan penuh harapan dan doa, Elisa Kambu secara resmi melepas keberangkatan kontingen menuju Manokwari.
“Selamat berjuang, tunjukkan kemampuan terbaik, dan harumkan nama Provinsi Papua Barat Daya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Barat Daya Simon Apono menjelaskan, pelepasan kontingen merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kehidupan keagamaan, seni budaya, dan pembinaan generasi muda.
Menurut Simon, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap para peserta, tetapi juga sarana mempererat persatuan, kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Papua Barat Daya.
Kontingen Papua Barat Daya akan berkompetisi pada lima kategori lomba, yakni Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Remaja, Musik Pop Gerejawi, Musik Gereja Nusantara, serta Solo Remaja Pemuda Putri.
“Pesparawi bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi media pembinaan mental, spiritual, dan karakter peserta agar mampu tampil maksimal sekaligus menjaga nama baik daerah,” kata Simon.
Ia berharap seluruh anggota kontingen tetap menjaga kekompakan, disiplin dan sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Manokwari.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kontingen Papua Barat Daya optimistis mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa pulang prestasi membanggakan dari ajang PESPARAWI Nasional XIV.













