SORONG – Semangat dan optimisme mengiringi pelepasan Kontingen Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Sorong yang akan mewakili Provinsi Papua Barat Daya pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIV Tingkat Nasional Tahun 2026 di Manokwari. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, di Gedung LJ Kompleks Kantor Wali Kota Sorong, Sabtu malam (13/6/2026).
Sebanyak 132 orang yang terdiri dari peserta lomba, dirigen, pianis, pelatih, pemain musik, dan official siap diberangkatkan dengan membawa harapan besar masyarakat Papua Barat Daya, untuk meraih prestasi di ajang nasional bergengsi tersebut.
Ketua LPPD Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat mengatakan, Pesparawi Nasional merupakan ajang tertinggi bagi insan pelayanan musik gerejawi di Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan iman, persekutuan, dan peningkatan kualitas pelayanan musik gereja.
“Pesparawi adalah wadah pembinaan dan persekutuan yang mempertemukan para pelayan musik gerejawi dari seluruh Indonesia. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari pelayanan dan penguatan iman,” ujarnya.
Kepercayaan untuk mewakili Papua Barat Daya tidak datang begitu saja. Pada Pesparawi Tingkat Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2024, LPPD Kota Sorong sukses meraih predikat Juara Umum dengan menjuarai lima kategori, yakni Paduan Suara Pria, Paduan Suara Remaja Pemuda, Musik Pop Gerejawi, Musik Gerejawi Nusantara, dan Solo Remaja Pemuda Putri.
Menariknya, kategori Musik Pop Gerejawi diwakili oleh tim dari Badan Koordinasi Umat Kristen (BAKORUMKRIS) Pertamina Patra Niaga RU VII Kasim Sorong yang turut menyumbangkan prestasi bagi Kota Sorong.
Lanjutnya, sebagai persiapan menghadapi kompetisi nasional, seluruh peserta telah menjalani pembinaan intensif sejak akhir tahun 2025. Berbagai metode latihan dilakukan, mulai dari pertemuan tatap muka hingga latihan daring melalui Zoom, khususnya bagi peserta kategori Solo Remaja Pemuda Putri.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat menegaskan, Pemerintah Kota Sorong memberikan dukungan penuh kepada seluruh kontingen yang akan membawa nama Papua Barat Daya di tingkat nasional.
“Pesparawi merupakan wadah pengembangan seni budaya sekaligus pembinaan kehidupan kerohanian umat Kristen melalui musik dan nyanyian gerejawi. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPPD, para hamba Tuhan, pelatih, pembina, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan para peserta,” katanya.
Ia berpesan, agar seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin, serta tampil maksimal untuk mengharumkan nama daerah.
“Saya optimistis peserta dari Papua Barat Daya mampu memberikan prestasi yang membanggakan. Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk tampil terbaik, bukan sebagai beban. Tunjukkan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kota Sorong dan Papua Barat Daya,” tegasnya.
Selain itu, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi, kerukunan, dan persaudaraan antarumat beragama sebagai fondasi kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
Optimisme yang sama disampaikan Ketua I LPPD Papua Barat Daya, Fanik Teuhopiory. Ia yakin kontingen Papua Barat Daya mampu bersaing bahkan meraih gelar juara pada Pesparawi Nasional XIV.
“Walaupun Papua Barat Daya baru pertama kali mengikuti Pesparawi Nasional sebagai provinsi sendiri, tetapi sebagian besar peserta sudah memiliki pengalaman saat masih bergabung dengan Papua Barat. Papua Barat pernah menjadi juara, dan di dalamnya ada kontribusi besar dari peserta yang kini berasal dari Papua Barat Daya. Karena itu kami sangat optimistis bisa meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Dengan persiapan panjang, pengalaman yang matang, serta dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, kontingen LPPD Kota Sorong kini membawa harapan besar untuk kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama Papua Barat Daya di panggung Pesparawi Nasional 2026.













