Di balik hamparan laut biru dan gugusan pulau yang membentang di Papua Barat Daya, tersimpan kisah perjuangan anak-anak pesisir yang setiap hari berjuang meraih pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.
Menjawab harapan itu, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan seragam sekolah, tas dan perlengkapan menulis bagi anak-anak di Pulau Kasim.
Bagi sebagian anak, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang hidup di wilayah pesisir dengan akses dan kondisi ekonomi yang terbatas, perlengkapan sekolah baru menjadi suntikan semangat besar untuk terus mengejar cita-cita.
Salah satu penerima bantuan adalah Kenzo Fahmi Ramadhan. Bocah pesisir itu tidak hanya disibukkan dengan kegiatan belajar, tetapi juga harus membantu mencari penghasilan demi memenuhi kebutuhan sekolahnya sendiri.
Kehadiran seragam dan perlengkapan sekolah baru menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Kenzo. Dengan wajah penuh semangat, ia mengaku tak sabar mengenakan seragam barunya saat tahun ajaran baru dimulai.
“Baju seragamnya pas, tasnya juga bagus, dan peralatan sekolahnya lengkap. Tidak sabar setelah liburan sekolah bakal Kenzo pakai terus,” ujar Kenzo dengan mata berbinar.
Senyum tulus yang terpancar dari wajah Kenzo dan anak-anak lainnya menjadi motivasi bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim untuk terus menjalankan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations, CSR, & Compliance Refinery Unit Kasim Williamson Amamehi mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak usia sekolah.
Menurutnya, semangat belajar yang ditunjukkan anak-anak Pulau Kasim menjadi pengingat bahwa keterbatasan dan jarak tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Melihat semangat adik-adik di Pulau Kasim, seperti adik Kenzo, mengingatkan kami semua bahwa jarak dan keterbatasan tidak boleh memadamkan api cita-cita mereka,” ungkapnya.
Pertamina, sambung Williamson, hadir disini bukan hanya sebagai pelaku industri, tetapi sebagai bagian dari keluarga masyarakat Kasim.
“Kami berharap bantuan seragam, tas dan alat tulis ini dapat memicu semangat baru bagi mereka untuk terus belajar, sekaligus meringankan beban ekonomi para orang tua yang tengah berjuang di tengah keterbatasan,” ungkap Williamson.
Program bantuan pendidikan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi sosial perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah pesisir Papua Barat Daya. Tidak hanya memberikan perlengkapan sekolah, tetapi juga menumbuhkan harapan dan optimisme bagi anak-anak yang selama ini berjuang meraih pendidikan dengan segala keterbatasan yang ada.
Melalui langkah sederhana namun penuh makna tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat adat dan pesisir di sekitar area operasi. Harapannya, tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam menggapai mimpi, sehingga kelak mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang membangun dan memajukan Tanah Papua. (*)













