Berita  

BPJS Kesehatan Sorong Gandeng Klinik Pratama Maju Bantu Peserta Menunggak

Sorong – Kabar baik bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengalami tunggakan iuran akibat kesulitan ekonomi. BPJS Kesehatan Cabang Sorong bersama Klinik Pratama Maju Bersama resmi menjalin kerja sama pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja agar dapat kembali mengaktifkan kepesertaan JKN mereka.

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung pada Kamis (29/05) tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat perlindungan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus memastikan mereka tetap dapat mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong Pupung Purnama memberikan apresiasi, atas komitmen Klinik Pratama Maju Bersama yang secara konsisten menyalurkan bantuan melalui program CSR untuk membantu peserta JKN yang terkendala ekonomi.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat baik karena membantu peserta JKN yang mengalami tunggakan iuran agar kepesertaannya dapat kembali aktif. Kami berharap langkah yang dilakukan Klinik Pratama Maju Bersama dapat menginspirasi fasilitas kesehatan maupun badan usaha lainnya untuk turut berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Pupung.

Menurutnya, keberlangsungan kepesertaan JKN menjadi faktor penting agar masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan tanpa hambatan. Karena itu, dukungan berbagai pihak melalui program CSR dinilai mampu menjadi solusi bagi peserta yang menghadapi kesulitan finansial.

Sementara itu, Pimpinan Klinik Pratama Maju Bersama dr. Lydia Kurniawan menjelaskan, program bantuan tersebut lahir dari kepedulian terhadap peserta JKN, khususnya peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), yang terdampak kondisi ekonomi pascapandemi COVID-19.

Ia mengungkapkan, banyak peserta kehilangan pekerjaan sehingga tidak mampu membayar iuran JKN dan akhirnya mengalami tunggakan. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan memperoleh layanan kesehatan secara optimal, padahal sebagian besar membutuhkan pengobatan rutin.

“Melalui bantuan ini, kami berharap peserta yang kurang mampu, terutama yang memiliki penyakit kronis, dapat kembali aktif sebagai peserta JKN sehingga tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan secara berkelanjutan,” kata dr. Lydia.

Ia menambahkan, kesinambungan pengobatan bagi penderita penyakit kronis sangat penting untuk mencegah komplikasi yang dapat memperburuk kondisi kesehatan dan meningkatkan risiko biaya pengobatan yang lebih besar di kemudian hari.

Kerja sama antara BPJS Kesehatan Cabang Sorong dan Klinik Pratama Maju Bersama ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat. Melalui pemanfaatan dana CSR, peserta yang sebelumnya terkendala tunggakan iuran kini memiliki kesempatan untuk kembali mendapatkan jaminan kesehatan dan layanan medis yang berkelanjutan.

BPJS Kesehatan berharap, kolaborasi serupa dapat terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak fasilitas kesehatan maupun badan usaha, sehingga semakin banyak peserta JKN yang terbantu dan tidak kehilangan haknya untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Dengan demikian, cita-cita menghadirkan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia dapat semakin terwujud. (*)

Editor: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *