Berita  

Jalur Laut Kembali Disasar, Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Gagalkan Penyelundupan Sabu Lintas Provinsi

SORONG – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu melalui jalur laut berhasil digagalkan oleh Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya. Dalam operasi ini, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku, salah satunya berinisial JRT, beserta barang bukti sabu seberat 24,64 gram.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya pengiriman narkotika lintas provinsi yang diduga menggunakan moda transportasi kapal laut KM Dobonsolo. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim bergerak cepat melakukan pengintaian di kawasan Pelabuhan Kota Sorong.

Katim Opsnal Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Iptu Andi Indrajaya menjelaskan, petugas berhasil mencegat pihak yang diduga berperan sebagai penerima barang haram tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bungkus plastik bening berisi sabu yang disembunyikan pelaku.

“Dari penggeledahan badan dan barang bawaan, kami mendapati narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 24,64 gram,” ujar Iptu Andi mewakili Dirresnarkoba Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Rizal Marito.

Selain sabu, kepolisian menyita sejumlah barang bukti pendukung lainnya, di antaranya satu buah tas ransel warna hijau army, lakban hitam dan oranye, tisu basah, serta dua unit telepon seluler merek Samsung yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi terlarang tersebut.

Saat ini, JRT dan rekannya telah digelandang ke Mapolda Papua Barat Daya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Namun, Iptu Andi menegaskan bahwa pengungkapan ini tidak berhenti di sini. Pihaknya tengah melakukan pendalaman intensif untuk memutus mata rantai distribusi dan mengungkap aktor intelektual di balik jaringan narkotika lintas provinsi tersebut.

“Pengungkapan ini masih terus kami kembangkan. Kami ingin mengetahui dari mana asal barang tersebut dan siapa saja pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini,” tegasnya.

Polda Papua Barat Daya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian dinilai menjadi kunci utama dalam memutus peredaran narkotika di wilayah Papua Barat Daya.

“Jangan ragu untuk melapor kepada kami jika mengetahui adanya peredaran narkotika. Kami berkomitmen untuk terus memerangi penyalahgunaan narkoba demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman,” pungkas Iptu Andi.

Proses hukum terhadap para terduga pelaku kini tengah berjalan. Meski demikian, kepolisian tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). (*)

Editor: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *