Pj Wali Kota Sorong Bernhard Eduard Rondonuwu menyatakan, mendukung program makanan bergizi gratis di Kota Sorong.
“Program ini sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ungkap Pj Wali Kota Sorong saat menghadiri pemberian makanan bergizi gratis kepada siswa SDN 6 Sorong dan TK Pembina 3 Sorong dalam rangka perayaan HUT Hari Nusantara ke-67 bersama Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Kamis (12/12/2024).
Untuk memastikan keberlanjutannya, Bernhard telah menginstruksikan Dinas terkait agar menganggarkan program makan bergizi gratis yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2025.
Menurut Pj Wali Kota Sorong, pemberian makanan bergizi adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan dan daya belajar siswa.
“Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak-anak,” ujarnya.
Pj Wali Kota Sorong juga menegaskan, pentingnya program makanan bergizi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Sorong.
Menurutnya, asupan gizi yang baik dapat meningkatkan daya konsentrasi dan semangat belajar siswa. Ia berharap, program ini dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak anak-anak di berbagai sekolah di Kota Sorong.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid, Pemerintah Daerah optimis dapat menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas dan berdaya saing.
Selain itu, Pj Wali Kota mengajak semua pihak untuk terus berkontribusi dalam program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Pj Wali Kota Sorong juga mengapresiasi peran Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong sebagai mitra yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sinergi seperti ini menurutnya, harus terus dipelihara untuk menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat Kota Sorong.
Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong Daniel Heintje Ndahawali serta Kepala SUPM Sorong.
Sebanyak 300 siswa dari kedua sekolah menerima makanan bergizi berupa lauk ikan, sayur, mie, nasi, susu dan buah.
Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekaligus mendukung pertumbuhan mereka secara optimal. Para siswa tampak gembira dan menikmati sajian makanan yang disiapkan dengan penuh perhatian.
Guru dan orang tua siswa menyambut baik inisiatif ini, karena dianggap memberikan dampak positif langsung pada kesehatan anak-anak. Program ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya pola makan sehat sejak usia dini. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan anak-anak di Sorong semakin sehat dan bersemangat dalam belajar.













