Sorong – Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat komunitas adat melalui sosialisasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada mama-mama Papua Suku Imekko. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Imekko Kota Sorong, Kelurahan Klasabi, dan disambut antusias oleh masyarakat.
Kegiatan dipimpin Kepala Suku Imekko Kota Sorong Ibrahim Wugaje dengan menghadirkan Sekretaris Koperasi Merah Putih Kelurahan Klasaman, Risma Pasolang, sebagai narasumber yang menjelaskan manfaat serta mekanisme Program Koperasi Merah Putih kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Ibrahim Wugaje mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap masyarakat adat melalui penyaluran bantuan sembako sekaligus pengenalan Program Koperasi Merah Putih. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Kami berharap masyarakat Imekko dapat memanfaatkan program ini dengan baik karena koperasi menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ibrahim juga mengajak seluruh masyarakat Imekko, untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Program Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Selain itu, ia mengimbau warga agar terus menjaga persatuan, kerukunan antar suku, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang bersifat provokatif.
Menurutnya, masyarakat Imekko selama ini dikenal sebagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, Pancasila, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Risma Pasolang menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih dirancang sebagai pusat pelayanan ekonomi masyarakat yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau karena pasokan barang diperoleh langsung dari agen.
Tidak hanya itu, koperasi juga akan dilengkapi berbagai layanan pendukung seperti klinik, apotek, hingga unit usaha lainnya yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam satu lokasi.
“Koperasi Merah Putih bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga menjadi wadah bagi mama-mama Papua dan pelaku UMKM untuk memasarkan hasil usahanya. Produk masyarakat bisa dititipkan di koperasi sehingga memiliki akses pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan pendapatan,” jelas Risma.
Ia menambahkan, pengelolaan koperasi dilakukan oleh masyarakat setempat sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh warga. Melalui sistem keanggotaan, masyarakat juga akan memperoleh berbagai keuntungan, mulai dari kemudahan berbelanja hingga berbagai program yang disiapkan khusus bagi anggota koperasi.
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti peserta secara antusias. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada mama-mama Papua Suku Imekko sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat adat, sebelum ditutup dengan foto bersama.
Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama tokoh adat berharap pemahaman masyarakat terhadap Program Koperasi Merah Putih semakin meningkat.
Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, mendukung perkembangan UMKM lokal, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (*)













