Berita  

Mahasiswa PWK UNAMIN Rancang Masterplan Pertanian Peri-Urban

Sorong – Komitmen mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) dalam menghadirkan solusi bagi pembangunan daerah kembali menghasilkan hasil. Tim mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik, berhasil mendapat pendanaan Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Tim tersebut mengangkat penelitian berjudul “Masterplan Mini Penataan Kawasan Pertanian Peri-Urban Berbasis Ketahanan Pangan dan Tata Ruang Berkelanjutan di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.” Penelitian ini fokus pada penyusunan konsep penataan kawasan pertanian yang mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan wilayah perkotaan dan hilangnya sektor pertanian.

Tim penelitian diketuai Ngaina Khurun ​​Maksyurotun dengan anggota Iin Indriani, Sartini dan Laode Muhammad Zulkarnaen. Seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota yang berada di bawah bimbingan La Ibal, ST, M.PWK.
Ketua tim, Ngaina Khurun ​​Maksyurotun, menyampaikan rasa terima kasih atas keberhasilan keluarga memperoleh pendanaan PKM-RSH Tahun 2026 serta ucapan terima kasih kepada Tim Belmawa, Tim PKM, serta Pimpinan Universitas Muhammadiyah Sorong.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa penelitian di bidang perencanaan wilayah dan kota memiliki kontribusi nyata dalam menjawab berbagai permasalahan pembangunan daerah.

Ngaina juga menjelaskan, kawasan peri-urban di Distrik Aimas mengalami perkembangan yang cukup pesat. Di sisi lain, kondisi tersebut turut memberikan tekanan terhadap keberadaan lahan pertanian produktif yang selama ini menjadi penopang kebutuhan pangan masyarakat.

“Melalui penelitian ini kami ingin menyusun konsep penataan kawasan pertanian yang tetap mampu mendukung pertumbuhan wilayah tanpa mengabaikan fungsi lahan pertanian sebagai bagian penting dari ketahanan pangan,” ungkapnya.

Penelitian akan dilakukan melalui identifikasi kondisi kawasan yang ada, analisis potensi dan permasalahan, serta penyusunan masterplan mini yang mengintegrasikan aspek tata ruang, perlindungan lahan pertanian dan pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merencanakan pengembangan kawasan pertanian peri-urban secara lebih terarah.

Dosen pembimbing, La Ibal, ST, M.PWK, menyampaikan bahwa keberhasilan diperolehnya pendanaan PKM-RSH menjadi bukti bahwa mahasiswa PWK mampu menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan pembangunan wilayah. Menurutnya, isu ketahanan pangan dan tata ruang merupakan tantangan yang memerlukan kontribusi ilmuwan, khususnya pelajar.

Melalui penelitian ini, tim berharap dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi pengembangan Distrik Aimas sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Selain menghasilkan luaran ilmiah, penelitian tersebut juga diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan penataan kawasan pertanian yang adaptif terhadap perkembangan wilayah di Kabupaten Sorong. (*)

Editor: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *