SORONG – Semangat kebangsaan dan nilai-nilai luhur Pancasila kembali digaungkan di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) VII Kasim dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Melalui upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman kantor utama Kilang Kasim, seluruh jajaran manajemen, pekerja, dan mitra kerja memperkuat komitmen menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam bekerja dan berkarya untuk bangsa.
Peringatan yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Kilang Kasim untuk meneguhkan kembali peran Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU VII Kasim, Hadi Siswanto, membacakan amanat resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat penting agar nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, perubahan geopolitik, dan berbagai dinamika global, Pancasila dinilai tetap relevan sebagai “bintang penuntun” sekaligus “jangkar moral” yang menjaga arah perjalanan bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Hadi Siswanto menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan secara nyata dalam lingkungan kerja dan operasional perusahaan.
“Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan turbulensi global, Pancasila harus menjadi bintang penuntun bagi seluruh jajaran manajemen, pekerja, hingga mitra kerja di RU VII Kasim. Keberagaman yang kita miliki di lingkungan operasional ini merupakan kekuatan yang dipersatukan oleh nilai-nilai Pancasila guna memastikan kilang kita tetap andal dalam menyokong ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Menurutnya, keberagaman latar belakang yang ada di lingkungan Kilang Kasim merupakan modal besar yang harus terus dirawat melalui semangat persatuan, gotong royong, dan saling menghormati sebagaimana terkandung dalam nilai-nilai Pancasila.
Lebih lanjut, Hadi mengajak seluruh insan Pertamina, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa di RU VII Kasim, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan atau teks di buku sejarah. Kita harus mengimplementasikannya dalam perilaku kerja sehari-hari, melahirkan kebijakan yang adil, serta terus melawan segala bentuk intoleransi demi menjaga harmonisasi kebangsaan,” tegasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kilang Kasim menjadi simbol komitmen perusahaan dalam menjaga semangat persatuan dan kebangsaan. Sejalan dengan perannya sebagai salah satu objek vital nasional yang mendukung ketahanan energi Indonesia, RU VII Kasim menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila akan terus menjadi fondasi dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan semangat tersebut, Pertamina RU VII Kasim optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan nasional, sekaligus menjaga harmoni di tengah keberagaman sebagai kekuatan utama Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berkelanjutan. (*)













