SORONG – Suasana penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan mewarnai pelaksanaan program “Pertamina Berkah” yang digelar PT Pertamina Patra Niaga Regional Indonesia Timur melalui Refinery Unit (RU) VII Kasim di Balai Serbaguna Kampung Malabam, Kabupaten Sorong, Sabtu (27/6/2026).
Program sosial yang menjadi bagian dari aksi serentak Pertamina di seluruh Indonesia ini menghadirkan momen berbeda. Jika biasanya perusahaan datang membawa bantuan untuk masyarakat, kali ini warga Kampung Malabam justru memberikan kejutan dengan membawa hasil kebun mereka sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada manajemen Kilang Kasim.
Aksi sederhana namun penuh makna tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional kilang.
Program “Pertamina Berkah” merupakan implementasi nyata komitmen Pertamina terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 1 tentang Tanpa Kemiskinan, poin 4 Pendidikan Berkualitas, poin 10 Berkurangnya Kesenjangan, serta poin 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pjs Area Manager Communication, Relations, CSR & Compliance RU VII Kasim Bambang Imawan mengaku terharu, atas sambutan masyarakat yang dinilai mencerminkan hubungan harmonis yang telah terbangun selama ini.
“Kami mewakili manajemen Kilang Kasim mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas apresiasi yang luar biasa ini. Kehadiran mama-mama yang membawakan hasil kebun untuk kami sungguh sangat berarti. Ini adalah dukungan moril yang sangat kuat bagi keberlangsungan operasional kilang. Kami melihat adanya komunikasi dua arah yang terjalin indah dan kami merasa sangat diterima dengan baik oleh masyarakat di sini,” ujar Bambang.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi energi positif bagi Pertamina untuk terus menjalankan operasional kilang secara aman, andal dan berkelanjutan.
Ia juga berharap, masyarakat terus memberikan doa dan dukungan agar Kilang Kasim dapat menjalankan tugasnya dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Kami juga memohon doa tulus dari seluruh masyarakat Kampung Malabam agar Kilang Kasim selalu diberikan kelancaran, keselamatan, serta keandalan dalam memproduksi energi, sehingga kami dapat terus konsisten membawa manfaat dan keberkahan bagi wilayah Indonesia Timur, khususnya di area Ring 1 operasional kami,” katanya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Kampung Malabam Arnold mengatakan, perhatian yang selama ini diberikan Pertamina menjadi bukti bahwa masyarakat yang tinggal di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) tidak pernah dilupakan.
Ia menegaskan, pemberian hasil kebun kepada Pertamina merupakan simbol rasa syukur sekaligus semangat untuk ikut berbagi, bukan hanya menjadi penerima bantuan.
“Perhatian dari Pertamina ini membuktikan bahwa kami yang hidup di wilayah 3T tidak dilupakan, bahkan terus didukung untuk membangun harapan hidup yang lebih baik. Namun hari ini, kami juga ingin bergantian memberikan keberkahan kepada Kilang Kasim melalui hasil bumi yang kami miliki. Ini adalah cara kami belajar untuk tidak selalu sekadar menanti bantuan, tetapi juga ikut berkontribusi membagikan berkat,” ungkap Arnold.
Melalui program Pertamina Berkah, Kilang Kasim tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekitar. Momen saling berbagi yang tercipta di Kampung Malabam menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan keberkahan bagi semua pihak. (*)













