SORONG – Menjaga ketahanan energi di Tanah Papua tidak hanya bergantung pada keandalan fasilitas produksi, tetapi juga pada jaminan keamanan operasional. Menyadari pentingnya hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Kasim terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya untuk memastikan keamanan kilang yang berstatus Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan audiensi antara manajemen PT Pertamina Patra Niaga RU Kasim dan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Papua Barat Daya.
General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Kasim, Hadi Siswanto, mengatakan Kilang Kasim memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan pasokan energi, khususnya bagi masyarakat di Tanah Papua.
Menurutnya, sebagai Objek Vital Nasional, kilang membutuhkan dukungan serta kolaborasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan, terutama aparat kepolisian, guna memastikan kegiatan operasional berjalan aman dan lancar.
“Kilang Kasim sebagai Objek Vital Nasional patut bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun dan menjaga kedaulatan energi di Tanah Papua. Kami terus berkoordinasi dan mengajak pihak berwenang untuk bersama-sama mengawal serta menjaga keamanan objek vital nasional ini,” ujar Hadi.
Ia menegaskan, komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan operasional yang kondusif. Dengan demikian, berbagai aktivitas di area kilang dapat berlangsung sesuai kebutuhan operasional dan mendukung kelancaran penyediaan energi.
Sementara itu, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Irwan Sunuddin, menyambut baik audiensi tersebut. Ia menegaskan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan Pertamina Patra Niaga RU Kasim dalam menjaga keamanan fasilitas kilang.

“Pertemuan ini menjadi tonggak komitmen bersama antara Polda Papua Barat Daya dan Pertamina Patra Niaga RU Kasim. Kami siap untuk bekerja sama dan bersinergi secara optimal dalam menjaga keamanan Objek Vital Nasional ini demi kelancaran pasokan energi bagi masyarakat,” ungkap Irwan.
Dukungan kepolisian dalam pengamanan Obvitnas menjadi bagian penting untuk menjaga stabilitas keamanan di kawasan operasional. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pengelola kilang dan aparat berwenang dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Bagi Pertamina Patra Niaga RU Kasim, keamanan kilang bukan semata-mata menyangkut perlindungan aset perusahaan, melainkan juga berkaitan erat dengan keberlangsungan layanan energi bagi masyarakat.
Melalui sinergi yang terus diperkuat, Pertamina Patra Niaga RU Kasim dan Ditpamobvit Polda Papua Barat Daya berkomitmen menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif di seluruh area operasional kilang.
Keamanan fasilitas produksi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional, sehingga distribusi dan ketersediaan energi di kawasan Indonesia Timur, khususnya Tanah Papua, dapat terus terjaga.
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan bahwa upaya menjaga ketahanan energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dengan koordinasi yang berkesinambungan antara Pertamina dan kepolisian, Kilang Kasim diharapkan dapat terus menjalankan perannya dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat secara aman dan berkelanjutan.
Sebab, di balik kelancaran pasokan energi yang dinikmati masyarakat, terdapat upaya bersama untuk memastikan fasilitas strategis tetap terlindungi dan mampu beroperasi secara optimal. (*)











