Berita  

Jhony Way Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Papua Barat Daya, Pj Gubernur Musa’ad Tekankan 5 Tugas Utama

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad resmi melantik Jhony Way sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (4/4/2024).

Jhony Way yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan dilantik sebagai Penjabat Sekda Papua Barat Daya menggantikan Edison Siagian, yang telah ditunjuk dan akan dilantik sebagai Penjabat Bupati Sorong menggantikan Yan Piet Mosso, yang saat ini sedang tersandung kasus hukum.

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad mengatakan, sebagai provinsi baru dan termuda di Indonesia, masih banyak tugas-tugas yang belum diselesaikan.

“Ada lima tugas besar yang harus segera dilakukan Penjabat Sekda Papua Barat Daya yang baru dilantik,” ungkap Pj Gubernur PBD.

Dibeberkan Musa’ad, tugas besar yang harus segera dilakukan yaitu melakukan koordinasi untuk menyelesaikan pengalihan aset baik secara administratif maupun faktual dari Provinsi Papua Barat ke Provinsi Papua Barat Daya.

“Kita tidak mau aset hanya diserahkan diatas kertas, tapi kita mau memastikan aset itu ada secara administratif dan faktual. Supaya jangan mengotori neraca kita. Tugas pertama Pj Sekda yang baru memastikan agar proses itu bisa segera diselesaikan,” tegasnya.

Tugas yang kedua, sambung Musa’ad, yaitu Pj Sekda Papua Barat Daya harus melakukan koordinasi yang kuat untuk segera menyelesaikan manajemen kepegawaian khususnya eselon 3 dan 4.

“Diharapkan bulan april semua sudah selesai, karena ini semua sudah berproses,” ujarnya.

Lanjut Pj Gubernur, secara internal lingkungan Pemerintah Provinsi PBD saat ini sedang berbenah untuk bagaimana memastikan hak dan kewajiban ASN terpenuhi.

Dimana kewajiban ASN adalah bekerja dengan standar dan kinerja yang jelas. Sedangkan hak ASN yaitu mendapatkan fasilitas termasuk gaji dan tunjangan yang dikenal dengan TPP.

“Selama ini kita sudah membayar TPP sebesar lima puluh persen, kita berharap bisa segera naik. Kalau managemen ASN bagus, maka harusnya TPP tidak lagi lima puluh persen tapi sudah seratus persen. Ini harus dibahas dengan OPD terkait, supaya secepatnya hak-hak ASN bisa diberikan dengan maksimal,” bebernya.

Selain itu, kata Pj Gubernur, Pj Sekda PBD yang baru dilantik juga harus bisa memastikan proses pemilihan dan pengangkatan anggota DPRK dan DPRP yang diangkat berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan tahapan yang ada. Mengingat pejabat yang lama sudah menyelesaikan regulasinya, sehingga tugas berikutnya adalah bagaimana menyusun panitia dan sampai pada proses terpilihnya.

“Pj Sekda dan Plt Kesbangbol harus memastikan proses-proses ini berjalan baik dan anggota DPRK dan DPRP yang diangkat harus dilantik bersamaan pada bulan September dengan anggota DPRP dan DPRK yang dipilih,” imbuhnya.

Kemudian Pj Sekda PBD yang baru dilantik, katanya, bertanggung jawab memastikan agar support dan dukungan Pemerintah diberikan untuk kelancaran Pemilukada yang akan dilaksanakan bulan November 2024 mendatang.

“Segera lakukan koordinasi agar tahapan pilkada bisa berlangsung sukses, seperti suksesnya pemilihan legislatif yang telah berlangsung,” tegasnya.

Ditambahkan Pj Gubernur Musa’ad, tugas utama yang harus dilakukan Pj Sekda PBD yang baru dilantik yakni mengkoordinasikan dengan baik program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya seperti program Paitua, Ekomas, Papeda, Gemas Papua, Pendidikan Dokter dan Pelayan Kesehatan serta program lain yang sedang dijalani berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Termasuk memastikan pembangunan sentra perkantoran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berjalan dengan baik.

“Pj Sekda Papua Barat Daya yang baru dilantik juga harus mengkoordinasikan tugas spesifik yang diberikan Presiden yaitu penurunan kemiskinan ekstrim, stunting serta menjaga inflasi tetap terkendali. Hal ini agar Provinsi Papua Barat Daya bisa terus mempertahankan sebagai pengendali inflasi yang terbaik dari seluruh Provinsi di Indonesia,” pungkasnya.

Pantauan BalleoNews, selain melantik Pj Sekda Papua Barat Daya, Pj Gubernur PBD juga menunjuk dan mengangkat Rahman sebagai Plh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekda Provinsi PBD dan Yakob Kareth sebagai Plt Kepala Kesbangpol PBD.