Kota Sorong – Keluarga Besar Ikatan Alumni Jawa Timur (IKALJATIM) di Tanah Papua menggelar Perayaan Natal dan Lepas Sambut Tahun Baru 2026 yang berlangsung di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan ini diawali dengan ibadah Natal dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Perayaan tersebut dihadiri oleh pengurus serta anggota IKALJATIM, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintah Kota Sorong dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Dewan Pembina IKALJATIM Lamberthus Jitmau dalam sambutannya menegaskan, pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan dalam keluarga besar IKALJATIM.
Ia berpesan agar para alumni yang bekerja di birokrasi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta penuh integritas.
“Keluarga besar IKALJATIM harus bersatu hati dan saling bergandengan tangan. Kita juga harus ikut mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur dalam membangun Papua Barat Daya ke depan. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pemain,” tegas Lamberthus.

Ia juga mengajak seluruh anggota IKALJATIM, untuk meninggalkan jejak dan kenangan yang baik selama berada di Tanah Papua.
Menurutnya, perubahan hanya dapat diwujudkan oleh komitmen dan peran aktif setiap individu.
“Kita harus memberikan kenangan indah yang kita tinggalkan di tanah ini agar kelak bisa diwariskan kepada anak cucu. Yang bisa melakukan perubahan adalah kita-kita ini, bukan siapa lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyampaikan bahwa perayaan Natal merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita harus menanamkan komitmen di dalam diri dan jiwa kita untuk tampil membawakan perubahan yang lebih baik,” kata Ahmad Nausrau.
Ia menilai semangat kebersamaan lintas budaya yang dihadirkan oleh IKALJATIM, merupakan contoh positif dalam membangun persatuan di Papua Barat Daya.
Pemerintah Provinsi, lanjutnya, sangat menghargai setiap masukan dan kontribusi pembangunan dari semua pihak, termasuk keluarga besar IKALJATIM.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menekankan bahwa Natal adalah momen penting bagi umat Kristiani untuk mengasihi sesama tanpa batas dan sekat, serta menjadi waktu untuk saling memaafkan dan memulihkan hubungan antar sesama.
“Kalau orang melewati Natal tanpa saling memaafkan dan tanpa memulihkan hubungan dengan sesama, barangkali dia tidak memahami makna Natal itu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, momentum Natal sejatinya memperkuat komitmen hidup, menghadirkan nilai kejujuran dan kesabaran, serta memperbarui iman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Dalam berbagai ujian dan tantangan apa pun, kita harus menghadirkan Tuhan di dalam Natal. Kita tidak boleh putus asa dan menyerah,” pungkasnya.
Perayaan Natal dan Lepas Sambut Tahun Baru IKALJATIM tersebut ditutup dengan pembagian hadiah doorprize yang semakin menambah sukacita dan kehangatan kebersamaan seluruh peserta yang hadir.













