Berita  

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemprov PBD Salurkan 200 Paket Sembako untuk Mualaf dan Warga Muslim

Sorong – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Majelis Pengajian ASN Al-Hidayah menunjukkan semangat berbagi yang nyata.

Melalui infaq yang dihimpun secara sukarela dari aparatur sipil negara (ASN) Muslim, ratusan paket sembako disalurkan kepada warga mualaf dan masyarakat Muslim di sejumlah kampung pada Senin (16/02/2026).

Penyaluran tahap pertama dipusatkan di Musholla Anwar, Kampung Mualaf yang juga dikenal sebagai Kampung Tambrauw. Sebanyak 20 paket sembako dibagikan kepada 10 kepala keluarga (KK), dengan masing-masing KK menerima dua paket bantuan.

Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan sarat nuansa ukhuwah Islamiyah menjelang datangnya bulan penuh ampunan.

Sekretaris Majelis Pengajian ASN Al-Hidayah yang juga Kepala Biro di lingkup Pemprov Papua Barat Daya Anhar Akib Kadar menjelaskan, seluruh bantuan bersumber dari infaq ASN yang dikumpulkan melalui pengajian rutin.

“Majelis Taklim Al-Hidayah lahir sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan keislaman bagi ASN. Tujuannya bukan hanya meningkatkan kualitas ibadah dan keimanan, tetapi juga membangun kepekaan sosial. Kami ingin keberadaan ASN Muslim tidak hanya terlihat dalam pelayanan administrasi, tetapi juga dalam gerakan kepedulian umat,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan infaq tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai spiritual dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab birokrasi. ASN tidak hanya berfungsi sebagai pelayan publik, tetapi juga bagian dari umat yang memiliki kewajiban sosial.

Selain di Musholla Anwar, penyaluran serupa juga digelar di Kampung Muslim Maibo dengan jumlah bantuan lebih besar. Bertempat di Masjid Jabal Nur, sebanyak 180 paket sembako serta beras ukuran 5 kilogram disalurkan kepada masyarakat setempat.

Kedatangan rombongan pemerintah disambut hangat warga, bahkan Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, yang turut hadir, disambut dengan kesenian hadrah oleh para pemuda setempat, menambah suasana religius dan penuh kegembiraan.

Dalam sambutannya, Ahmad Nausrau menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pengajian Al-Hidayah dalam mengelola infaq ASN menjadi gerakan sosial yang nyata dan terukur manfaatnya.

“Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendidik hati untuk lebih peka terhadap sesama. Apa yang dilakukan Pengajian Al-Hidayah hari ini adalah cerminan dari ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Infaq yang mungkin terasa kecil ketika dikeluarkan, akan menjadi besar dan bermakna ketika dihimpun dan disalurkan dengan amanah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Ramadhan merupakan momentum penyucian jiwa sekaligus penguatan solidaritas sosial. Keterlibatan ASN dalam gerakan infaq dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun budaya berbagi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Adam, perwakilan warga Kampung Mualaf Tambrauw menyampaikan rasa syukur, atas perhatian yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi warga, terutama menjelang Ramadhan.

“Bagi kami para mualaf, perhatian seperti ini bukan hanya soal sembako, tetapi juga tentang rasa diterima sebagai bagian dari umat dan masyarakat. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu semua dengan pahala berlipat ganda,” ungkapnya haru.

Anhar Akib Kadar menambahkan, sasaran kegiatan majelis taklim tidak terbatas pada internal ASN, melainkan juga menyentuh masyarakat luas, khususnya kelompok rentan dan warga mualaf yang membutuhkan dukungan moral maupun material. Dengan total 200 paket sembako yang disalurkan di dua lokasi tersebut, Pengajian ASN Al-Hidayah menunjukkan bahwa infaq bersama dapat menjadi kekuatan sosial yang signifikan—dari tangan-tangan birokrat menjelma menjadi harapan bagi warga dalam menyongsong ibadah puasa.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar Ramadhan 1447 Hijriah membawa keberkahan, ampunan, serta kedamaian bagi seluruh masyarakat Papua Barat Daya. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh umat Islam menjadikan bulan suci ini sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan mempererat persaudaraan tanpa memandang latar belakang.

Writer: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *