SORONG – Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Sorong menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Kantor Basarnas Sorong, Senin (02/01/2026).
Kegiatan sosial ini berhasil mengumpulkan sebanyak 61 kantong darah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Sorong Monce Brury mengatakan, kegiatan donor darah merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT Basarnas ke-54 yang bertujuan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami melaksanakan aksi donor darah dalam rangka HUT Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ke-54. Sebanyak 61 kantong darah yang terkumpul akan diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ujar Monce Brury.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih, kepada seluruh pendonor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, kontribusi para pendonor sangat berarti bagi kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.
Sementara itu, Kepala PMI Kota Sorong Chandra menjelaskan, dari target hampir 100 pendonor, pihaknya berhasil mengumpulkan 61 kantong darah.
Namun demikian, seluruh darah yang terkumpul masih akan melalui proses skrining di laboratorium.
“Nantinya akan diketahui berapa kantong darah yang layak dan aman untuk digunakan oleh pasien,” jelas Chandra.
Ia juga memaparkan kondisi stok darah di PMI Kota Sorong saat ini, yakni golongan darah A sebanyak 33 kantong, golongan darah B sebanyak 52 kantong, golongan darah O sebanyak 76 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 6 kantong.
Lebih lanjut, Chandra menjelaskan bahwa kegiatan rekrutmen dan donor darah dilakukan melalui dua metode, yakni di dalam gedung dan di luar gedung. Donor darah di luar gedung biasanya dilakukan melalui kegiatan mobile, sedangkan di dalam gedung pendonor datang langsung ke kantor PMI.
“Pendonor cukup menyampaikan niatnya kepada petugas, kemudian mengisi formulir yang telah disediakan sebelum dilakukan pemeriksaan dan pengambilan darah,” tambahnya.
Chandra juga menjelaskan, kebutuhan darah umumnya berasal dari pasien yang dirawat di rumah sakit. Prosedurnya, dokter yang merawat akan mengajukan permintaan darah melalui rumah sakit kepada PMI, selanjutnya PMI akan mencocokkan sampel darah pasien dengan stok darah yang tersedia sesuai golongan dan kebutuhan medis.
Kegiatan donor darah yang digelar Basarnas Sorong ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus memperkuat semangat kepedulian dan kemanusiaan dalam momentum peringatan HUT Basarnas ke-54.













