Berita  

UNAMIN Sorong dan Mahasiswa KKN Sukses Jalankan Program Mitigasi Bencana dan Penguatan Pendidikan di Kampung Dela

Dela, Papua Barat Daya — Tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah (UNAMIN) Sorong bersama 20 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) berhasil menuntaskan program terpadu mitigasi bencana dan peningkatan kapasitas pendidikan di Kampung Dela, Distrik Selemkai, yang berlangsung selama Juli–Agustus 2025.

Program bertajuk “Integrasi Sistem Mitigasi Bencana Alam, Penguatan Aksesibilitas Wilayah, dan Peningkatan Kapasitas Pendidikan untuk Masyarakat Pesisir Kampung Dela” ini menggandeng Komunitas Peduli Lingkungan dan Kelompok Rumah Baca sebagai mitra utama.

Ketua Tim, Ir. Achmad Rusdi, S.T., M.T, memimpin langsung program ini bersama dua anggota dosen: Ihsan Febriadi, S.Hut., M.P (UNAMIN Sorong) dan Dr. Renny Purnawati, S.Hut., M.Si (Universitas Papua).

Sebanyak 20 mahasiswa lintas program studi terlibat penuh mulai dari survei awal, penyusunan desain teknis, pembangunan jalur evakuasi, hingga pelatihan literasi digital di Rumah Baca.

 

Sosialisasi penggunaan aplikasi perpustakaan digital, foto: Dok Istimewa

“Kehadiran mahasiswa sangat penting dalam menggerakkan partisipasi masyarakat. Dengan 20 mahasiswa yang ditempatkan di Kampung Dela, pekerjaan teknis maupun sosial dapat berjalan lebih cepat dan lebih inklusif,” ujar Achmad Rusdi.

Dalam sektor mitigasi bencana, tim membangun jalur evakuasi sepanjang 500 meter, memasang 9 rambu evakuasi, menetapkan satu titik kumpul, serta menyelenggarakan simulasi gempa–tsunami bersama warga.

Evaluasi akhir menunjukkan peningkatan pemahaman kesiapsiagaan hingga 86 persen serta percepatan waktu evakuasi mencapai 40 persen.

Kegiatan lapangan ini melibatkan 20 mahasiswa dan 30 anggota Komunitas Peduli Lingkungan.

Sebagai bagian dari pelestarian lingkungan, tim menanam 20 bibit kelapa dan ketapang laut untuk mencegah abrasi di wilayah pesisir Kampung Dela. Sebanyak 51 bibit tambahan dijadwalkan untuk ditanam pada Agustus 2025 sebagai tahap lanjutan reboisasi.

 

Di bidang pendidikan, tim mengembangkan Rumah Baca Digital dengan menyediakan 80 buku cetak, 60 e-book, pelatihan penggunaan aplikasi perpustakaan digital, serta penyusunan SOP pengelolaan. Sebanyak 30 peserta dari Kelompok Rumah Baca mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas yang diberikan oleh dosen dan mahasiswa.

Program ini berkontribusi langsung pada pencapaian beberapa target SDGs, terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan), SDG 13 (Aksi Iklim) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan).

Selain itu, kegiatan ini selaras dengan agenda ASTACITA mengenai pembangunan manusia unggul, ketahanan lingkungan, dan pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

UNAMIN Sorong menegaskan bahwa keberhasilan program di Kampung Dela tidak terlepas dari dedikasi 20 mahasiswa KKN yang bekerja langsung bersama masyarakat. Program lanjutan akan mencakup drill evakuasi triwulanan, peningkatan koleksi digital Rumah Baca, serta penguatan kemitraan dengan BMKG dan NGO lingkungan.

Dengan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat, Kampung Dela kini mulai menapaki fondasi sebagai desa pesisir yang tangguh dan berpengetahuan, sekaligus membuka peluang pengembangan ekowisata berbasis mitigasi bencana dan literasi. (*)

Editor: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *