Berita  

Bank Mandiri Siapkan Rp 258 Miliar Uang Tunai di Tanah Papua Jelang Idul Fitri 1447H

Bank Mandiri mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah, dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi nasional selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Melalui penguatan ekosistem layanan yang terintegrasi, Bank Mandiri Region XII Papua menyiapkan uang tunai sebesar Rp 258 miliar untuk pengisian ATM dan Cash Recycling Machine (CRM) pada periode 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Jumlah tersebut meningkat 4,7 persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 246 miliar. Peningkatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan hingga puncak arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Secara nasional, Bank Mandiri menyiapkan uang tunai sebesar Rp 20,5 triliun selama periode yang sama. Angka ini meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 19,5 triliun, sebagai bagian dari strategi menjaga momentum konsumsi domestik dan mendukung perputaran ekonomi di berbagai daerah.

Regional CEO Bank Mandiri Region XII Papua Antonius Budi Setiawan mengatakan, penyediaan uang tunai tersebut merupakan hasil perencanaan likuiditas yang dilakukan secara hati-hati dengan berbasis proyeksi transaksi nasional serta didukung optimalisasi infrastruktur distribusi dan teknologi.

“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, secara nasional rata-rata kebutuhan pengisian uang tunai diperkirakan mencapai Rp 1 triliun hingga Rp 1,4 triliun per hari. Peningkatan ini dipicu oleh naiknya aktivitas konsumsi masyarakat, pembayaran gaji serta Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), hingga meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Untuk mendukung kelancaran distribusi uang layak edar, Bank Mandiri juga berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia. Program ini menyediakan layanan penukaran uang rupiah baru melalui mekanisme pemesanan digital pada aplikasi PINTAR BI, kas keliling, serta titik penukaran bersama perbankan di berbagai wilayah.

Buka puasa bersama Bank Mandiri bersama Insan Pers se-Papua Barat Daya, bertempat di Rylich Panorama Hotel Sorong, Rabu (11/3/2026), foto: Istimewa

Selain kesiapan uang tunai, Bank Mandiri juga menyiapkan likuiditas sebesar Rp 18 triliun pada Rekening Settlement Dana (RSD) BI-Fast untuk mengantisipasi lonjakan transaksi non-tunai pada periode 18 hingga 25 Maret 2026, atau sekitar Rp 2,5 triliun per hari.

Dalam mendukung kelancaran layanan selama libur Lebaran, Bank Mandiri juga memastikan seluruh channel elektronik beroperasi optimal. Saat ini bank berkode emiten BMRI tersebut mengoperasikan 12.900 unit ATM dan CRM serta 3.715 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia. Nasabah juga didorong memanfaatkan layanan digital Livin’ by Mandiri yang telah digunakan oleh 37,9 juta pengguna.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi seperti cek saldo, transfer, pembayaran tagihan, top up e-money maupun e-wallet, hingga pembayaran menggunakan QRIS.
Selain itu, nasabah juga dapat memesan tiket kereta, pesawat, hingga destinasi wisata melalui fitur Sukha pada aplikasi tersebut.

“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja,” tambah Budi.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat saat mudik, Bank Mandiri juga menyiapkan stok sekitar 1,1 juta kartu Mandiri e-money yang tersedia di kantor cabang, jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart, platform e-commerce, serta vending machine di sejumlah titik transportasi.

Di sisi lain, ekosistem digital Bank Mandiri juga terus berkembang. Platform Livin’ Merchant telah dimanfaatkan oleh sekitar 3,2 juta pelaku UMKM, sementara Kopra by Mandiri digunakan oleh lebih dari 324.500 pengguna dari segmen bisnis untuk mendukung pengelolaan transaksi dan layanan cash management.

Untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal, Bank Mandiri juga menyiapkan tim monitoring teknologi informasi yang siaga selama 24 jam guna mengantisipasi lonjakan transaksi di seluruh kanal pembayaran elektronik selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan berbagai langkah tersebut, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional pada momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. (*)

Editor: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *