Berita  

Dilantik Pimpin HIPMI Papua Barat Daya, Rob Rafael Kardinal Fokus Investasi dan Penguatan UMKM

Sorong – Rob Rafael Kardinal resmi dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat Daya masa bakti 2026–2029. Pelantikan pengurus BPD HIPMI Papua Barat Daya tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, dan berlangsung di Rylich Panorama Hotel Sorong, Sabtu malam (7/2/2026).

Dalam sambutannya, Rob Rafael Kardinal menegaskan bahwa kehadiran HIPMI di Papua Barat Daya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, HIPMI merupakan organisasi yang beranggotakan para pengusaha, sehingga peran utamanya adalah mendorong kolaborasi dan sinergi antar pelaku usaha, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP.

“Yang kita harapkan di sini adalah pengusaha-pengusaha di Papua Barat Daya, OAP dan non-OAP, bisa saling bekerja sama dan bersinergi demi Papua Barat Daya yang lebih baik,” ujar Rob.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang ada, pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya pada tahun 2025 berada di angka 4,82 persen. Dengan kehadiran HIPMI, Rob berharap kontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah dapat lebih besar, sekaligus menjadi mitra strategis bagi gubernur dan wakil gubernur Papua Barat Daya.

Rob juga menegaskan komitmennya, bahwa dirinya tidak datang untuk mengambil proyek-proyek pemerintah daerah. Ia menekankan fokusnya adalah membawa investasi dari luar ke Papua Barat Daya.

“Saya tidak akan menyentuh proyek-proyek pemerintah. Saya justru akan membawa investasi dari luar ke sini,” tegasnya.

Rob juga menyoroti sejumlah sektor potensial yang perlu menjadi fokus bersama, yakni kehutanan, perikanan, dan pertanian. Menurutnya, sektor-sektor tersebut sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan nasional.

Selain itu, ia juga menyinggung potensi sektor pariwisata. Rob melihat tingginya jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Sorong, namun masih terkendala keterbatasan penerbangan dan mahalnya harga tiket.

“Kedepan, ini perlu kita carikan solusi bersama, termasuk mendorong penambahan penerbangan ke Sorong,” katanya.

HIPMI Papua Barat Daya, lanjut Rob, juga akan fokus pada penguatan pasar dan peningkatan UMKM guna mendorong daya beli domestik. Sejumlah komoditas unggulan daerah akan didorong untuk dikembangkan, seiring dengan transformasi ekonomi dan digitalisasi yang dilakukan secara bertahap.

“Saya memang lebih banyak berada di luar Papua Barat Daya, tetapi hari ini saya pulang untuk memberikan apa yang bisa saya berikan bagi daerah ini,” tuturnya.

Pada momentum pelantikan tersebut, HIPMI Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk menjaga amanah dan berjalan beriringan dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan ekonomi Papua Barat Daya yang maju, inklusif, dan berkelanjutan melalui berbagai program kerja organisasi.

Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari menyampaikan rasa syukur atas dilantiknya kepengurusan HIPMI Papua Barat Daya. Ia menilai dinamika yang terjadi dalam proses organisasi merupakan hal yang wajar.

“Organisasi besar pasti punya dinamika. Kalau tidak ada riak, berarti organisasi itu tidak hidup,” kata Akbar.

Akbar mengaku bangga, dengan pilihan Ketua Umum HIPMI Papua Barat Daya. Menurutnya, HIPMI merupakan platform strategis bagi para pengusaha muda untuk mengeksplorasi potensi daerah, termasuk melalui hilirisasi berbagai produk unggulan.

“Potensi daerah harus dikelola dengan baik, sumber daya alam harus dikelola dengan baik, dan yang paling penting adalah memperkuat kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.

Ia berharap, momentum pelantikan ini menjadi awal kebangkitan HIPMI Papua Barat Daya untuk bermitra strategis dengan pemerintah provinsi serta seluruh pemangku kepentingan, baik BUMN, BUMD, maupun pelaku usaha lainnya, demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus BPD HIPMI Papua Barat Daya. Ia berharap HIPMI dapat menjadi motor penggerak utama dalam memajukan provinsi termuda di Indonesia tersebut.

“Kami berharap pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI dapat mengambil peran yang optimal dan strategis dalam pembangunan Papua Barat Daya,” ujarnya.

Menurutnya, dunia usaha memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Oleh karena itu, HIPMI diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan membuka ruang bagi lahirnya pengusaha-pengusaha baru di Papua Barat Daya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *