Berita  

Pertamina Patra Niaga Bersama Aparat Tertibkan Penyaluran BBM Subsidi di Sorong, Kendaraan Pelanggar Diamankan

PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama unsur lintas sektoral melakukan sidak terpadu pada 3 SPBU di Kota Sorong untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran sekaligus menertibkan antrean di SPBU.

Sidak lintas sektoral ini melibatkan Pemerintah Kota Sorong, TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan. Dalam kegiatan tersebut didapati 8 kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran, seperti modifikasi tangki BBM, penggunaan plat nomor palsu, kendaraan tidak laik jalan, serta terindikasi menggunakan jerigen dan drum tidak sesuai regulasi.

“Sidak lintas sektoral menjadi komitmen Pertamina dalam menjaga penyaluran BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran. Selain itu, tujuannya untuk menertibkan antrean, jadi lebih nyaman isi BBM di SPBU. Alhamdulillah, sinergi dengan Pemerintah Kota Sorong, Kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan berjalan sangat baik dan langsung ditindaklanjuti di lapangan,” ujar Sales Area Manager Papua Barat PT Pertamina Patra Niaga, Arif Rohman Khakim.

Pertamina Patra Niaga juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan QR Code atau barcode subsidi yang bersifat pribadi atau rahasia dan terintegrasi langsung dengan data kendaraan.

“Di sistem kami, saat barcode discan akan muncul foto kendaraan dan nomor polisi. Jika tidak sesuai, SPBU wajib menolak pengisian. Selain pelanggaran oleh oknum, apabila operator terbukti melakukan pelanggaran, Pertamina Patra Niaga juga akan memberikan sanksi tegas sesuai kontrak yang berlaku. Sidak lintas sektoral ini akan terus kami lanjutkan secara berkala sebagai upaya memastikan layanan BBM berjalan adil dan transparan bagi masyarakat,” tutup Arif.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perindustrian Kota Sorong, Musa Fonataba, mengapresiasi langkah tegas dilaksanakannya sidak lintas sektoral.

“Pemerintah Kota Sorong sangat mengapresiasi langkah ini karena dapat meminimalisir penyalahgunaan BBM subsidi. Dari hasil sidak terlihat jelas adanya praktik kecurangan, seperti modifikasi tangki yang kapasitasnya meningkat drastis serta penggunaan plat nomor tidak sesuai,” ungkap Musa.

Dari sisi teknis kendaraan, Kasi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Sorong, Muhammad Ramadan, menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada pemeriksaan kelayakan jalan dan administrasi kendaraan.

“Kami menindak kendaraan yang tidak laik jalan, termasuk yang masa berlaku KIR nya sudah habis atau dimodifikasi tidak sesuai peruntukan. Dalam sidak ini, lima unit kendaraan kami lakukan penilangan,” jelasnya.

Senada, perwakilan Satlantas Polresta Sorong Kota, Iptu Dirlan, menegaskan dukungan penuh kepolisian dalam penertiban penyaluran BBM di Kota Sorong.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Ditemukan beberapa kendaraan dengan plat nomor tidak sesuai, dan saat ini empat unit kendaraan roda empat telah kami amankan di Mapolresta Sorong Kota untuk penindakan dan pembinaan lebih lanjut,” tukasnya. (*)

Editor: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *