SORONG – Pemerintah Kota Sorong terus mempercepat pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Losari, sebagai upaya menyediakan ruang interaksi dan rekreasi bagi masyarakat.
Pembangunan RTP yang berlokasi di kawasan ex Terminal Remu Kota Sorong tersebut kini telah memasuki tahap awal, dengan progres pekerjaan mencapai 90 persen.
Dalam peninjauan di lokasi RTP Losari, Wali Kota Sorong Septinus Lobat didampingi Wakil Walikota Sorong Anshar Karim menerima laporan bahwa sebagian besar pekerjaan tahap awal telah terselesaikan.
Salah satu fasilitas utama yakni jogging track, telah dibangun dan saat ini tinggal dilakukan penimbunan serta perataan lahan.
“Pekerjaan tahap awal ini sudah mencapai 90 persen. Jogging track sudah dibuat, tinggal penimbunan dan diratakan saja. Mudah-mudahan dalam bulan ini sudah clear sehingga kita bisa masuk ke tahap lelang berikutnya pada tahun 2026,” ujar Wali Kota Sorong, Selasa (6/1/2026).
Lanjut Septinus Lobat, Pemerintah Kota Sorong telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk menyelesaikan seluruh pembangunan RTP Losari hingga tuntas.
“Proyek ini ditargetkan rampung pada Juni 2026 dan direncanakan dapat diresmikan pada Juni hingga Juli 2026, apabila tidak terdapat kendala dalam pelaksanaannya,” imbuhnya.
RTP Losari, sambungnya, dibangun diatas lahan seluas kurang lebih 4.000 meter persegi dan dirancang sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas yang tersedia di antaranya terminal transit, area jogging track sebagai sarana utama, taman-taman, lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk olahraga maupun kegiatan sosial lainnya, serta area parkir di luar kawasan yang mampu menampung sekitar 50 unit mobil.
Selain itu, RTP Losari juga direncanakan akan dilengkapi dengan air mancur guna menambah keindahan dan memberikan kesan hidup bagi kawasan kota.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Sorong.
“Ruang terbuka publik ini sangat dibutuhkan masyarakat Kota Sorong. Masyarakat butuh ruang untuk bersosialisasi, bersantai, dan beraktivitas. Begitu juga dengan wisatawan yang datang, mereka membutuhkan tempat untuk menikmati kota dan berfoto. Pemerintah harus gerak cepat membuka ruang-ruang terbuka publik,” lanjutnya.
Dengan pengembangan RTP Losari, Pemerintah Kota Sorong berharap ke depan masyarakat memiliki ruang yang nyaman, aman, dan representatif untuk berinteraksi, sekaligus mendukung wajah kota yang lebih tertata dan ramah bagi pengunjung.













