
Sorong — Momentum Earth Hour dimaknai lebih dari sekadar memadamkan lampu oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VII Kasim. Di tengah komitmen global terhadap pelestarian bumi, kilang yang beroperasi di wilayah terpencil ini justru menyalakan harapan lewat inovasi pengelolaan air yang berkelanjutan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pengembangan fasilitas Water Treatment Plant (WTP) yang mampu mengolah air tanah menjadi air layak minum. Inovasi ini menjadi solusi strategis dalam menjawab tantangan keterbatasan akses air bersih, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar area operasional.
Tak hanya mendukung kelancaran operasional, keberadaan WTP juga memberikan manfaat langsung bagi para pekerja yang beraktivitas di lingkungan kilang. Dengan teknologi pengolahan yang terus ditingkatkan, setiap tetes air yang dihasilkan menjadi simbol efisiensi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Area Manager Communication, Relations, CSR, & Compliance Williamson Amamehi menegaskan, semangat Earth Hour menjadi pengingat penting untuk terus bergerak menghadirkan aksi nyata.
“Earth Hour bukan hanya seremoni mematikan lampu selama satu jam, tetapi bagaimana kita menghadirkan solusi berkelanjutan. Pengembangan WTP ini adalah bentuk komitmen kami dalam mengelola sumber daya air secara bijak dan efisien,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi ini juga mencerminkan keseriusan perusahaan dalam menerapkan prinsip environmental sustainability. Dengan mengolah air tanah menjadi air minum, kilang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi dalam menekan potensi eksploitasi sumber daya air secara berlebihan.
Sebagai kilang yang berada di wilayah remote, RU VII Kasim terus berupaya menghadirkan terobosan yang tidak hanya menjaga keandalan operasional, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan setiap proses bisnis berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Melalui semangat Earth Hour, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VII Kasim berharap langkah inovatif ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut ambil bagian dalam menjaga bumi—dimulai dari aksi sederhana hingga inovasi berkelanjutan yang berdampak jangka panjang.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sebagai wujud nyata kontribusi perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasinya. (*)













