Sorong – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan, mewarnai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kota Sorong.
Tim Penggerak (TP) PKK Kota Sorong menggelar kegiatan senam bersama yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Walikota Sorong, Jumat (17/4/2026).
Selain senam bersama, TP-PKK Kota Sorong juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, yang meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan jantung dan juga pemeriksaan kejiwaan. Kegiatan tersebut melibatkan dokter, perawat dan bidan dari 2 puskesmas dan Rumah Sakit Sele Be Solu Kota Sorong.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sorong, diikuti jajaran Pemerintah Daerah, organisasi wanita dan juga masyarakat Kota Sorong ini berlangsung meriah sejak pagi hari. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi pentingnya menjaga kesehatan melalui gaya hidup aktif dan pemeriksaan rutin.
Ketua TP-PKK Kota Sorong yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabet Lobat mengajak seluruh masyarakat, untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang dimiliki sehingga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi, kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, termasuk dukungan penuh dari Wali Kota Sorong beserta jajaran.

Menurut Jemima, peringatan HKG PKK ke-54 merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga.
“TP PKK bukan hanya sekadar organisasi, tetapi merupakan kekuatan sosial yang tumbuh dari masyarakat dan bergerak langsung dari keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang harus terus didorong dan diselaraskan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita, guna mewujudkan keluarga yang tangguh, sehat, mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Jemima juga menegaskan pentingnya sinergi, kolaborasi dan inovasi antara pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, program pemberdayaan keluarga diyakini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Sorong.
Kegiatan senam bersama dan pemeriksaan jantung yang digelar tersebut dinilai memiliki makna penting. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat serta deteksi dini penyakit jantung.
“Senam bersama mengajak kita hidup aktif dan bugar, sementara pemeriksaan jantung menjadi upaya deteksi dini agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” tambahnya.

Sebagai Ketua TP-PKK dan Kepala Dinas Kesehatan, Jemima turut mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi pelopor hidup sehat di tengah masyarakat dengan memberikan contoh nyata, mulai dari menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga pola makan, aktif berolahraga, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Ia berharap, peringatan HKG PKK tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, mandiri dan sejahtera.
“Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat. Dari masyarakat yang sehat akan lahir daerah yang maju, serta generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.













