Berita  

14 DPO Diburu, Polda PBD Ungkap Rangkaian Kasus Berdarah di Tambrauw

SORONG – Kepolisian Daerah Papua Barat Daya kembali mengguncang publik dengan pengumuman terbaru terkait perburuan pelaku kejahatan serius.

Dalam press release kelima yang digelar pada Kamis (09/04/2026), aparat kepolisian resmi merilis Daftar Pencarian Orang (DPO) yang berkaitan dengan sejumlah kasus kriminal berat di Kabupaten Tambrauw.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya itu dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Junov Siregar, didampingi Plt Kabid Humas Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare serta Kasubdit Jatanras AKBP Ardy Yusuf.

Dalam keterangannya, Junov Siregar menegaskan bahwa penetapan para DPO ini merupakan hasil pengembangan dari serangkaian kasus kekerasan yang terjadi di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw.

Peristiwa tersebut meliputi dugaan pembunuhan berencana, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang merenggut nyawa korban pada 8 Maret dan 16 Maret 2026.

“Kasus ini tidak berdiri sendiri. Dari hasil penyelidikan, kami menemukan adanya keterkaitan dengan perkara kriminal yang terjadi pada tahun 2024,” ungkapnya.

Keterkaitan lintas waktu inilah yang membuat jumlah pelaku yang diburu semakin bertambah. Hingga kini, tercatat sebanyak 14 orang telah masuk dalam daftar buronan, masing-masing berinisial TY, AY, MF, SY, TA, AH, MS, MY, NY, SY, YY, MY, DY dan AK.

Junov menegaskan, pengejaran terhadap para pelaku akan dilakukan secara maksimal dan tanpa kompromi. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu proses penegakan hukum. Warga yang memiliki informasi terkait keberadaan para DPO diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat, mengingat rangkaian tindak pidana yang terjadi tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Polisi pun memastikan bahwa penanganan kasus akan terus dikawal hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap.

Writer: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *