Berita  

Serap Aspirasi Masyarakat, Dandim 1802/Sorong Temui Warga Kompleks Worot Belakang Yohan

Dalam rangka menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat, Komandan Kodim (Dandim) 1802/Sorong Letkol Inf Renaldi turun langsung dan menemui warga yang ada di Kompleks Worot, Belakang Yohan, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (30/8/2025).

Pertemuan dan tatap muka dilakukan Dandim 1802/Sorong, pasca aksi demo ricuh yang terjadi di Jalan Ahmad Yani Kompleks Ramayana, Kota Sorong, beberapa hari lalu.

“Hari ini saya sebagai Komandan Kodim datang ke komplek Worot dalam rangka ingin lebih dekat dengan masyarakat dan melihat langsung kondisi di kompleks ini,” ujar Dandim 1802/Sorong kepada awak media usai bertatap muka dengan warga kompleks Worot.

Dikatakan Renaldi, dirinya berdialog dengan warga kompleks Worot dari hati ke hati, untuk mendengar keluh kesah dan aspirasi mereka.

“Pada intinya warga disini juga ingin hidup sehari-hari nyaman, anak-anak mereka pergi ke sekolah, mama-mama pergi ke pasar, pegawai negeri pergi ke kantor. Mereka juga ingin suasana nyaman di komplek ini khususnya di Kota Sorong pada umumnya,” beber Renaldi.

Lanjut Dandim, tokoh masyarakat, mama-mama, tokoh adat, tokoh agama bahkan pemuda-pemuda dan anak-anak yang ada di kompleks Worot sebenarnya ingin hidup damai dan aman.

“Mereka disini sangat mencintai negara ini Indonesia, mereka sangat mencintai Kota Sorong. Mereka ingin hidup nyaman disini, untuk itu kita sebagai alat negara ikut mewadahi keinginan-keinginan mereka,” ucap Dandim.

“Nanti saya akan menyampaikan aspirasi mereka kepada pimpinan Forkopimda. Jadi intinya itu mereka mau bekerja sama dengan pihak manapun, dengan pemerintah mereka juga sangat mendukung pemerintah daerah untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang nyaman di kota sorong,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu Tokoh Pemuda Elvis Howay mengucapkan terima kasih kepada Dandim 1802/Sorong beserta jajaran, yang sudah datang berkunjung ke lingkungan Kompleks Worot.

“Kita bersyukur karena sebagian besar anak-anak yang ditangkap kemarin sudah dibebaskan. Harapan kami dan keinginan kita, empat orang saudara kami yang lain yang kemarin ditangkap saat demo juga harus segera dibebaskan,” tegas Elvis.

Menurut Elvis, permintaan ini disampaikannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi lagi.

“Kita semua berkeinginan kota ini baik, aman, tertib dan lancar sehingga semua komunitas berbagai macam etnis yang ada di kota ini bisa beraktivitas dengan baik. Kita juga sebenarnya tidak pernah berpikir untuk merugikan semua pihak. Cuma itu tadi kendala yang terjadi akibat dari penahanan ini, sehingga memunculkan konflik,” tambah Elvis.

Ditambahkan Elvis, saat ini kondisi di Kota Sorong umumnya Kompleks Yohan sudah aman.

“Pada intinya sudah aman, teman-teman bisa lihat sendiri jalan sudah lancar. Masyarakat juga ikut membersihkan jalan, itu pertanda bahwa masyarakat itu mendukung kota sorong aman. Kami menyampaikan terima kasih kepada Dandim yang sudah berupaya luar biasa, untuk memilih mediasi masyarakat disini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *