Berita  

Perkuat Kinerja ASN, Dinsos PPPA Papua Barat Daya Gelar Pelatihan SKP Berbasis Kinerja

SORONG – Upaya mendorong profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua Barat Daya terus diperkuat. Salah satunya melalui Pelatihan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Berbasis Kinerja yang digelar selama dua hari, Rabu–Kamis (1–2 April 2026), di UPT BKN Regional XIV.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat Daya.

Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kinerja ASN, seiring tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat Daya Dr. Anace Nauw, SH, MH menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya aparatur yang unggul.

“Papua Barat Daya sedang giat membangun. Karena itu, ASN dituntut bekerja lebih profesional, efektif dan akuntabel. SKP berbasis kinerja menjadi instrumen penting untuk mengukur kontribusi nyata setiap pegawai,” ujarnya.

Menurutnya, penyusunan SKP yang jelas dan terukur akan membantu organisasi dalam memastikan setiap individu bekerja sesuai target dan berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.

Lebih dari sekadar angka, lanjutnya, SKP juga mencerminkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang menjadi fokus utama dinas tersebut.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mendalam terkait penyusunan SKP berbasis prinsip SMART (Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan dan Berbatas Waktu). Selain itu, peserta juga dilatih meningkatkan kemampuan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kinerja.

Tak hanya itu, pelatihan ini juga mendorong terbentuknya budaya kerja yang berorientasi pada hasil, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan tugas ASN.

Dr. Anace juga mengingatkan bahwa profesionalisme ASN tidak hanya diukur dari capaian kinerja, tetapi juga integritas, komitmen pelayanan, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

“ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat, bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran,” tegasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan seluruh pihak, yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Diharapkan, ilmu yang diperoleh peserta dapat segera diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.

“Pelatihan ini harus menjadi titik awal perubahan. Kita ingin ASN Papua Barat Daya benar-benar profesional, berintegritas, dan mampu menjawab harapan masyarakat,” pungkasnya.

Writer: Irianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *